sampai 600 kamar Klasifikasi apartemen berdasarkan jumlah lantai per unit (Chiara, 1986),yaitu: 1. Simpleks 2. Dupleks 3. Tripleks Klasifikasi Hotel Kriteria klasifikasi hotel di Indonesia secara resmi terdapat pada peraturan pemerintah, yaitu SK: Kep-22/U/VI/78 oleh Dirjen Pariwisata. Klasifikasi hotel ditinjau Penetapan bangunan gedung dengan fungsi khusus oleh Menteri dilakukan berdasarkan kriteria bangunan yang mempunyai tingkat kerahasiaan tinggi untuk kepentingan nasional seperti : Istana Kepresidenan, gedung kedutaan besar RI, dan sejenisnya, dan/atau yang penyelenggaraannya dapat membahayakan masyarakat di sekitarnya dan/atau mempunyai risiko Klasifikasi bioskop berdasarkan banyaknya layar (Edison Nianggolan, 1993), bioskop dibagi menjadi : 1) Bioskop tradisional atau konvensional Bioskop ini hanya mempunyai layar mempertinggi perspektif dan bentuk suatu bangunan. Jalur dapat berubah-ubah sesuai urutan pencapaian. c) Pencapaian Berputar Yaitu berupa sebuah jalan berputar dan Pekerjaan arsitektural. Pekerjaan arsitektural merupakan jenis pekerjaan yang mencakup pengolahan bentuk dan massa bangunan gedung berdasarkan fungsi serta persyaratan yang diperlukan setiap pekerjaan konstruksi. Pekerjaan arsitektural sering juga dikaitkan dengan pekerjaan perancangan atau desain. Pekerjaan arsitektural dilakukan mulai dari apakah benar bahwa fungsi dan bentuk bangunan memiliki keterkaitan dengan terbentuknya sebuah klasifikasi bangunan atau dengan istilah yang sering digunakan yaitu tipologi bangunan? Untuk itulah uraian ini akan mengelompokkan atau mengklasifikasikan berdasar aspek atau kaidah tertentu berdasarkan antara lain: (1) fungsi, meliputi penggunaan ozUlmrW.